Sejumlah Warga Blokade Jalan Poros Provinsi Menuju Kecamatan Tinanggea Konsel

Sejumlah Warga Blokade Jalan Poros Provinsi Menuju Kecamatan Tinanggea Konsel

KONSEL - Sejumlah warga yang berada di Kelurahan Ngapaaha dan Desa Lalowatu serta Desa Lalonggasu memblokade jalan poros dari ibu kota Kabupaten Konawe Selatan menuju Kelurahan Ngapaaha Kecamatan Tinanggea tepatnya di Desa Lalowatu dan Desa Lalonggasu.

Pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemerhati Pemerintah Otonomi Daerah (PP.OTDA) Betsar menyampaikan bahwa aksi warga tersebut disebabkan karena ketidak adanya kepedulian dari pemerintah provinsi untuk memperbaiki jalan tersebut.

"Pemerintah provinsi terkesan tutup mata dengan kondisi jalan yang menuju Kelurahan Ngapaaha itu. Padahal jalan tersebut merupakan jalan dari arah ibu kota Konsel, " kata Betsar melalui pesan tertulisnya ke media ini, Minggu (04/04/2021).

"Sebenarnya aksi warga sudah berjalan sekitar dua minggu yang lalu. Di mana warga Desa Lalowatu dan warga Desa Lalonggasu awalnya cuma menanam pohon pisang dan pohon pinang sebagai bentuk kekecewaan. Tapi sampai hari ini belum ada juga respon dari pihak pemerintah dalam hal ini pemerintah provinsi, " sambungnya.

Karena ketidak adanya kepedulian dari pihak pemerintah, lanjut Betsar, maka warga berinisiatif untuk menutup jalan dengan cara menimbun jembatan kali Tawaoputu (Jembatan pendek ditimbun pakai batu yang besar).

Ia juga menambahkan bahwa sejak terbentuknya ibu kota Kabupaten Konawe Selatan, yang kurang lebih 10 (Sepuluh) tahun jalan tersebut belum pernah diperbaiki.

"Sudah kurang lebih 10 (Sepuluh) tahun jalan tersebut belum pernah diperbaiki. Artinya sudah 2 (Dua) kali pergantian Bupati dan Gubernur. Tapi kok jalan tersebut tidak pernah disentuh sama sekali. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara seakan-akan tutup mata dengan kondisi jalan tersebut, " paparnya.

"Jika kondisi jalan poros ibu kota Kabupaten Konsel dibiarkan terus menerus seperti itu, maka lebih baik ditutup saja dan tidak usah difungsikan lagi. Karena bisa saja menelan korban kecelakaan lakalantas, " tambahnya.

Selain itu, Betsar juga menegaskan bahwa besok warga akan membuat tenda di atas jembatan dan memasak di sana, agar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara turun tangan.

KONSEL SULTRA
Hasan Basri

Hasan Basri

Previous Article

Buka Rakorwil Partai Gelora, Gubernur Paparkan...

Next Article

Bosan Menunggu Janji, Dua Ormas Tolaki Gelar...

Related Posts

Peringkat

Profle

Syafruddin Adi

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 81

Postingan Tahun ini: 520

Registered: Sep 25, 2020

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 35

Postingan Tahun ini: 988

Registered: Sep 22, 2020

H. Syamsul Hadi, S.Pd

H. Syamsul Hadi, S.Pd

Postingan Bulan ini: 28

Postingan Tahun ini: 172

Registered: Jan 24, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 26

Postingan Tahun ini: 515

Registered: Sep 22, 2020

Profle

Azhar Harahap

Sat Narkoba Polres Bantaeng Amankan 2 Warga dan 1 Oknum Polisi, Tes Urine Positif
Aneh, Oknum Bendahara DPRD Jeneponto Bawa Kabur Uang Negara Rp500 Juta, Sekwan: Itu Alami Tak Perlu Dipersoalkan
Hasil PSU Pilkada Di Gugat Ke MK, Daerah PSU Masuk Sengketa Jilid II
Polemik, Terjadi Dualisme Ketua DPC Partai Gerindra di Bantaeng

Follow Us

Recommended Posts

6 Orang Diperiksa Jaksa Kejagung RI Sebagai Saksi Dugaan Korupsi pada PT. ASABRI
Jampidum Terima SPDP Dari Densus 88 Tentang Dugaan Pidana Terorisme Tersangka M
Terhitung Mulai 6 Mei 2021, Pemerintah Tiadakan Arus Mudik dari Buton Tengah ke Baubau
Terindikasi Rusak Lingkungan Sekitar, Komunitas SEM Tolak Perkebunan Tebu di Kulbar
Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Bhabinkamtibmas Jadi  Problem Solving  Masyarakat