Dinilai Inkonstitusional, Para Kader Partai Tolak Muscab PKB Baubau

Dinilai Inkonstitusional, Para Kader Partai Tolak Muscab PKB Baubau
Ketua Dewan Syura PKB Baubau, Abdul Hakim (Tengah) didampingi oleh Sekretaris Dewan Syura (Kanan) bersama Wakil Ketua Tanfidz.

BAUBAU - Para Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Baubau menggelar aksi demonstrasi. Aksi tersebut dilakukan untuk menolak Musyawarah Cabang (Muscab) yang di gelar di Kota Baubau Zona II wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (14/03/2021) 

Aksi dilakukan pada saat Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Baubau sedang mengikuti Muscab karena dinilai telah melanggar aturan yang tertuang dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

Ketua Dewan Syura, Abdul Hakim  menjelaskan bahwa AD/ART pada Muktamar Nusa Dua Bali 2019, bagian ke-7 Musyawarah Cabang Pasal 79 Ayat (3) Peserta Muscab pada Point (b) Ketua Dewan Syura dan Ketua Dewan Tanfidz DPAC telah dilanggar.

"Saya ini Ketua Dewan Syura, tapi dari awal proses sampai dilaksanakan ini Muscab, saya dan Sekretaris termasuk Wakil Ketua Tanfidz tidak dilibatkan dan sudah jelas ini Muscab Inkonstitusional, " ungkapnya.

Untuk itu, Abdul Hakim yang juga pendiri PKB meminta kepada Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) untuk segera menunda Muscab tersebut.

"Tunda ini Muscab, kami dengan susah payah menjaga dan membesarkan ini Partai. Kami tidak mau hanya karena kepentingan kelompok lain hingga Partai dikorbankan, " pintanya.

Pendiri PKB ini khawatir jika pada Pemilu maupun Pilkada dan Pilcaleg 2024 mendatang akan menurunkan kepercayaan dan pilihan masyarakat terhadap Partai Besutan Muhaimin Iskandar ini.

"Saya rasa aneh saja, kok pak Feto masih berani-beraninya, di baliho Muscab ini masih tertulis sebagai Ketua DPC, padahalkan sesuai Surat Keputusan (SK) masa jabatan Ketua DPC PKB Kota Baubau sudah berakhir pada Tanggal 29 Januari sebelum adanya Muscab ini. Jadi beliau itu adalah mantan Ketua, " kata Abdul Hakim.

Sementara itu, kader lainnya juga sangat menyayangkan pihak Pengurus DPC maupun Panitia Pelaksana yang tidak mematuhi AD/ART. 

"Seharusnya kita hormati keputusan bersama pada Muktamar 2019 lalu, bukan kita main kucing-kucingan melakukan Muscab ini, " ungkap Ali yang merupakan Pengurus Kecamatan Betoambari.

Di sisi lain, Ketua DPW PKB Sultra, Jaelani mengaku tidak tahu menahu yang terjadi di kubu internal DPC PKB Baubau. Untuk itu ia berjanji akan mempertemukan massa aksi bersama Ketua DPC  Kota Baubau.

"Saya tidak tahu menahu persoalan internal yang ada di Baubau ini ternyata begitu, usai sidang sebentar saya akan pertemukan untuk diskusi dengan pak Feto, " ucapnya.

Hingga diterbitkannya berita ini dan sidang Muscab dinyatakan selesai, Jaelani belum terlihat untuk mempertemukan antara pihak massa aksi atau pun Ketua Dewan Syura dengan Feto Daud. 

Penulis: Harianto

Baubau Sultra
La Anto

La Anto

Previous Article

Pihak PT LPG Membantah Adanya Pemalsuan...

Next Article

Intelkam Polres Baubau Kerahkan Personil...

Related Posts

Peringkat

Profle

Syafruddin Adi

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 81

Postingan Tahun ini: 520

Registered: Sep 25, 2020

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 35

Postingan Tahun ini: 988

Registered: Sep 22, 2020

H. Syamsul Hadi, S.Pd

H. Syamsul Hadi, S.Pd

Postingan Bulan ini: 28

Postingan Tahun ini: 172

Registered: Jan 24, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 26

Postingan Tahun ini: 515

Registered: Sep 22, 2020

Profle

Azhar Harahap

Sat Narkoba Polres Bantaeng Amankan 2 Warga dan 1 Oknum Polisi, Tes Urine Positif
Aneh, Oknum Bendahara DPRD Jeneponto Bawa Kabur Uang Negara Rp500 Juta, Sekwan: Itu Alami Tak Perlu Dipersoalkan
Hasil PSU Pilkada Di Gugat Ke MK, Daerah PSU Masuk Sengketa Jilid II
Polemik, Terjadi Dualisme Ketua DPC Partai Gerindra di Bantaeng

Follow Us

Recommended Posts

6 Orang Diperiksa Jaksa Kejagung RI Sebagai Saksi Dugaan Korupsi pada PT. ASABRI
Jampidum Terima SPDP Dari Densus 88 Tentang Dugaan Pidana Terorisme Tersangka M
Terhitung Mulai 6 Mei 2021, Pemerintah Tiadakan Arus Mudik dari Buton Tengah ke Baubau
Terindikasi Rusak Lingkungan Sekitar, Komunitas SEM Tolak Perkebunan Tebu di Kulbar
Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Bhabinkamtibmas Jadi  Problem Solving  Masyarakat